Kompas 1.asia
SUBULUSSALAM — Kotak amal khusus untuk anak yatim yang ditempatkan di Masjid Agung Kota Subulussalam dibobol pencuri. Uang di dalamnya yang telah dikumpulkan selama empat bulan dikabarkan raib, dengan kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 juta .
Kejadian ini memicu kegelisahan dan pembicaraan hangat di kalangan jamaah. Padahal kotak tersebut terbuat dari besi kokoh dan dilengkapi gembok, namun tetap berhasil dibobol. Belum lagi, sistem pengawasan CCTV di lingkungan Masjid Agung diketahui tidak aktif, sehingga tidak dapat merekam jejak pelaku .
“Kerugiannya besar karena kotak itu sudah empat bulan tidak dibuka. Begitu dibuka, isinya sudah kosong,” ujar salah satu jamaah sekaligus pengurus masjid saat dikonfirmasi, Rabu (1/10/2026) .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para jamaah meminta UPTD Masjid Agung segera mengaktifkan kembali kamera pengawas. Pasalnya, ketiadaan pengawasan dinilai memudahkan pelaku bergerak bebas.
“Kami berharap UPTD segera mengaktifkan CCTV agar hal serupa tidak terulang. Selain itu, rekaman juga bisa membantu melacak siapa saja yang keluar-masuk masjid, terutama di luar jam ibadah,” tegas jamaah lainnya.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi yang disampaikan ke pihak kepolisian. Masyarakat berharap pengurus segera mengambil langkah tegas, termasuk melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum agar pelaku dapat ditindak sesuai ketentuan yang berlaku
Kompas 1.asia/ramona
















Komentar