Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 00:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kompas1.asia
SUBULUSSALAM — Kehadiran empat orang yang mengaku sebagai wartawan Trans TV dari Medan memicu kegelisahan di kalangan kepala sekolah penerima program revitalisasi bangunan di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Keempat orang tersebut bergerombol mendatangi sejumlah sekolah Di Desa semula yang diketahui mendapat alokasi dana revitalisasi, kehadirannya dinilai mencurigakan dan tidak dikenal oleh insan pers setempat.

Beberapa kepala sekolah yang dikunjungi menyampaikan kekhawatirannya, mengingat keempat orang tersebut tidak dikenal di lingkungan jurnalisme Kota Subulussalam.

“Saya kenal semua rekan wartawan yang bertugas di Subulussalam, namun yang datang ini satupun tidak saya kenal. Rekan-rekan pers yang saya tanyakan juga tidak ada yang mengenal mereka,” ungkap salah satu penerima dana revitalisasi, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga mempertanyakan logika kehadiran media nasional ke daerah tersebut secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi.

“Trans TV itu media nasional, tidak mungkin secara tiba-tiba mendatangi daerah terpencil seperti kami ini tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Hal ini terasa tidak wajar dan mencurigakan,” tambahnya.

Kepada seluruh rekan penerima bantuan revitalisasi, pihaknya mengimbau agar berhati-hati dan tidak meladeni permintaan atau tindakan yang tidak lazim dari oknum-oknum tersebut.

“Kami imbau agar berhati-hati, jangan mudah meladeni mereka. Bila perlu, segera laporkan kepada aparat penegak hukum agar tidak merugikan pihak sekolah maupun proses pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan,” tegasnya.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Trans TV maupun kepolisian terkait keberadaan oknum-oknum tersebut di wilayah Subulussalam. Masyarakat dan pihak sekolah diharapkan tetap waspada dan memverifikasi identitas siapa pun yang mengaku sebagai awak media sebelum memberikan informasi atau menerima kunjungan.

Reporter/ramona

Follow WhatsApp Channel kompas1.asia untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Ogan Ilir Gelar Silaturahmi Kamtibmas di Gereja HKBP Efrata Desa Lorok
Polres Way Kanan Gelar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna Pembicaraan Tingkat Kedua Perubahan APBD 2026
Peduli Anak dengan Kelainan Kaki, Polisi di Pekalongan Beri Bantuan dan Pastikan Pengobatan Berlanjut
Tersesat di Tengah Hutan Petungkriyono, Pria Ini Hubungi Call Center 110
Wujud Kepedulian Kemanusiaan, Sipropam Polres Pekalongan Gandeng PMI Gelar Donor Darah
WAKILI WALI KOTA, SEKDA ASRUL ASSANI HADIRI RAPAT USULAN NAMA DAN LAMBANG YONIF TP DI MAKODIM 0118/SUBULUSSALAM
“Super Flu” Bukan Sekadar Flu Biasa: Ketua Lendeng Fast Rescue Ingatkan Masyarakat untuk Waspada
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Perkuat Toleransi, Kapolres Ogan Ilir Gelar Silaturahmi Kamtibmas di Gereja HKBP Efrata Desa Lorok

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:17 WIB

Polres Way Kanan Gelar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:02 WIB

DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna Pembicaraan Tingkat Kedua Perubahan APBD 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:37 WIB

Peduli Anak dengan Kelainan Kaki, Polisi di Pekalongan Beri Bantuan dan Pastikan Pengobatan Berlanjut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Tersesat di Tengah Hutan Petungkriyono, Pria Ini Hubungi Call Center 110

Berita Terbaru