Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kompas1.asia
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Sebuah warung kopi yang berdiri di lahan Perhutani Blok Dukuh Mesoyi, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, ludes terbakar, Rabu (30/9/2026) sore. Diduga kuat, insiden kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik pada kabel kulkas di dalam warung.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pemilik warung kopi, Syuaib (50), warga Desa Mesoyi, harus menelan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp. 20 juta.

Insiden nahas itu bermula ketika Syuaib menutup warung kopi miliknya sekitar pukul 17.30 wib. Sebelum beranjak pulang ke rumah, ia sempat melepaskan regulator kompor gas demi keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hanya berselang setengah jam, warga dikejutkan oleh kobaran api yang dengan cepat membesar membakar seluruh bangunan kayu berukuran 5×4 meter tersebut.

Melihat kobaran api, Kepala Desa Mesoyi M. Yahya langsung mengabarkan musibah itu ke Polsek Talun.

Selanjutnya, warga sekitar bersama personil Polsek Talun bahu-membahu secara gotong royong memadamkan si jago merah. Dengan mengandalkan peralatan seadanya seperti mesin semprot air manual dan galon, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 wib.

Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., membenarkan insiden kebakaran yang menimpa salah satu warung milik warga di area lahan Perhutani tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit warung kopi semipermanen di Dukuh Mesoyi. Dari hasil olah TKP awal dan keterangan saksi-saksi, titik api diperkirakan berasal dari korsleting listrik pada kabel kulkas di dalam warung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Iptu Heru menjelaskan, kobaran api dengan cepat merambat karena sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu serta perabotan yang mudah terbakar. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, namun barang-barang berupa satu unit kulkas, kompor, dan tabung gas ikut terbakar dengan kerugian mencapai Rp. 20 juta.

Guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, Kapolsek Talun mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para pemilik usaha warung di kawasan perkebunan atau lahan Perhutani, untuk senantiasa mengecek kelaikan instalasi listrik secara berkala.

“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memastikan kelayakan jaringan listrik. Gunakan peralatan listrik yang berstandar SNI serta pastikan stopkontak atau kabel perabot yang berpotensi menyengat dalam kondisi aman sebelum meninggalkan tempat usaha,” imbau Kapolsek. (Totok)

Follow WhatsApp Channel kompas1.asia untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila, Kepala Desa, Ajak Warga Tanamkan Nilai Persatuan
Kotak Amal Anak Yatim di Masjid Agung Dibobol, Kerugian Diperkirakan Capai Rp10 Juta Lebih — Jamaah Desak CCTV Diaktifkan
Ketika Pendidikan Karakter Menjadi Tantangan Madrasah, 320 Siswa MI Kota Cimahi Belajar Tangguh di Alam
“BERHENTI MENCATUT NAMA DESA KAMI!” DAN WARGA,Puluhan Warga Desa Lae Saga Keberatan Segelintir Oknum Mengatasnamakan Seluruh Warga Dan Desa dalam SengketaLahan
BPD Lama Digantikan BPD Baru, Desa Pameuntasan Perkuat Kolaborasi
​Menyongsong Era Baru Kepolisian:
Jangan Bawa-bawa Nama Warga Lae Saga! Puluhan Warga Keberatan Pencatutan Nama Terkait Sengketa Lahan
Usai Sidang PT BDS, JHB Minta Identitas Perampasan HP wartawan Diungkap
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kepala Desa, Ajak Warga Tanamkan Nilai Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Kotak Amal Anak Yatim di Masjid Agung Dibobol, Kerugian Diperkirakan Capai Rp10 Juta Lebih — Jamaah Desak CCTV Diaktifkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Ketika Pendidikan Karakter Menjadi Tantangan Madrasah, 320 Siswa MI Kota Cimahi Belajar Tangguh di Alam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:18 WIB

“BERHENTI MENCATUT NAMA DESA KAMI!” DAN WARGA,Puluhan Warga Desa Lae Saga Keberatan Segelintir Oknum Mengatasnamakan Seluruh Warga Dan Desa dalam SengketaLahan

Berita Terbaru