“Super Flu” Bukan Sekadar Flu Biasa: Ketua Lendeng Fast Rescue Ingatkan Masyarakat untuk Waspada

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 08:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kompas1.asia
​BANDUNG 30 September 2026— Ancaman kesehatan masyarakat kembali menjadi perhatian serius setelah merebaknya fenomena penyakit yang dikenal sebagai “Super Flu”. Ketua organisasi kemanusiaan Lendeng Fast Rescue (LFR) memberikan imbauan resmi sekaligus edukasi publik agar masyarakat tidak menganggap remeh infeksi saluran pernapasan yang tengah meluas ini.
​Berdasarkan data pantauan kesehatan terbaru, varian ini telah terdeteksi tersebar di 13 provinsi di Indonesia, dengan hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa 51% spesimen terkonfirmasi positif Influenza
.
​”Banyak masyarakat yang terkecoh dan menganggap kondisi ini hanya batuk-pilek biasa,” ungkap Ketua Lendeng Fast Rescue (LFR). “Padahal, infeksi Influenza A ini memiliki potensi komplikasi yang jauh lebih berat, mulai dari memicu gagal napas hingga risiko fatalitas jika penanganannya terlambat.”

​Mengenal Virus Influenza A dan Bahayanya
​Secara medis, virus Influenza Tipe A dikategorikan sebagai jenis virus influenza yang paling berbahaya. Karakter utamanya yang sangat mudah bermutasi membuat virus ini sering menjadi pemicu utama terjadinya gelombang wabah hingga pandemi global. Selain itu, virus tipe A tidak hanya menyerang manusia, melainkan juga memiliki kemampuan untuk menular pada hewan.
​Karakteristik penularannya yang sangat cepat menuntut masyarakat untuk lebih peka terhadap perbedaan gejala awal antara flu biasa dan Influenza

​Membedakan Gejala: Flu Biasa vs Influenza A
​Untuk membantu masyarakat mengidentifikasi kondisi kesehatan secara mandiri sejak dini, LFR memaparkan beberapa perbedaan signifikan antara Flu Tipe A dan Flu Biasa:
​Kemunculan Gejala: Pada Influenza A, gejala muncul secara mendadak dan agresif dalam hitungan jam, sedangkan flu biasa berkembang secara bertahap.
​Demam: Penderita Influenza A umumnya mengalami demam tinggi mendadak antara 38°C hingga 40°C, sementara flu biasa jarang menimbulkan demam tinggi
.
​Nyeri Otot dan Kelelahan: Influenza A menyebabkan nyeri otot dan sendi yang berat hingga lemas total, serta rasa lelah ekstrem yang bisa bertahan beberapa minggu. Pada flu biasa, penderita umumnya masih mampu beraktivitas ringan.
​Batuk dan Gejala Pernapasan: Influenza A cenderung ditandai dengan batuk kering yang berat, sedangkan flu biasa lebih didominasi oleh gejala hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk berdahak ringan.
​Gejala Lain: Penderita Influenza A sering kali mengalami sakit kepala berat dan, pada anak-anak, kerap disertai mual hingga diare.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Imbauan dan Langkah Pencegahan dari Lendeng Fast Rescue
​Menghadapi potensi penyebaran yang lebih luas, Ketua Lendeng Fast Rescue menekankan pentingnya langkah preventif dan respons cepat di tingkat keluarga:
​Segera Periksakan Diri: Jika mengalami demam tinggi mendadak yang disertai lemas hebat dan batuk kering, segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan hindari konsumsi obat sembarangan tanpa petunjuk medis.

​Terapkan Protokol Kesehatan: Gunakan masker saat mengalami gejala flu untuk memutus rantai penularan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
​Jagalah Imunitas Tubuh: Tingkatkan daya tahan tubuh melalui istirahat yang cukup, asupan nutrisi seimbang, hidrasi yang cukup, dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
​Waspadai Tanda Bahaya: Apabila penderita menunjukkan tanda-tanda sesak napas, nyeri dada, atau penurunan kesadaran, segera bawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit.
​Lendeng Fast Rescue (LFR) terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan, sosialisasi kesehatan, dan aksi tanggap darurat di lapangan

.#LendengND’Gank#
LendengFastRescue#LFR#
MangDeer
#PeduliSesama#EdukasiWarga
# Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Follow WhatsApp Channel kompas1.asia untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Bawa-bawa Nama Warga Lae Saga! Puluhan Warga Keberatan Pencatutan Nama Terkait Sengketa Lahan
Usai Sidang PT BDS, JHB Minta Identitas Perampasan HP wartawan Diungkap
Dinkes Gelar Evaluasi Manajemen Pelayanan RSUD
Pancasila Teguh, Indonesia Tangguh: Bupati dan Wabup Aceh Singkil Ajak Rawat Persatuan
Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara dan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila
MAKNA SIMBOLIK GARUDA PANCASILA, LAMBANG NEGARA KEBANGGAAN BANGSA INDONESIA
Perkuat Toleransi, Kapolres Ogan Ilir Gelar Silaturahmi Kamtibmas di Gereja HKBP Efrata Desa Lorok
Polres Way Kanan Gelar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:11 WIB

Jangan Bawa-bawa Nama Warga Lae Saga! Puluhan Warga Keberatan Pencatutan Nama Terkait Sengketa Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Usai Sidang PT BDS, JHB Minta Identitas Perampasan HP wartawan Diungkap

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Dinkes Gelar Evaluasi Manajemen Pelayanan RSUD

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pancasila Teguh, Indonesia Tangguh: Bupati dan Wabup Aceh Singkil Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara dan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terbaru

Berita

Dinkes Gelar Evaluasi Manajemen Pelayanan RSUD

Kamis, 1 Okt 2026 - 03:05 WIB