Aceh Singkil kompas1.asia –
Tangis Siti Basaria atau yang kerap disapa opung, berusia 65 tahun, yang tinggal di Dusun 3, Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. Siti, yang mengaku berstatus janda dan hidup seorang diri, mencurahkan keluh kesahnya kepada wartawan, Minggu (28/9/2026).
Ia mengaku tidak mendapatkan bantuan beras, yang seharusnya sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Siti berharap pemerintah memperhatikan kondisinya sebagai warga lanjut usia, yang membutuhkan bantuan.
“Saya hanya berharap ada bantuan, saya sudah tua dan hidup sendiri. Keluhan tersebut memunculkan pertanyaan, bagaimana mekanisme pendataan dan penetapan penerima bantuan beras di Desa Kampung Baru?
Apakah nama Siti Basaria memang tidak masuk dalam data penerima? Jika tidak, apa dasar dan kriterianya Atau terdapat persoalan lain dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan? Pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar tidak menimbulkan prasangka di tengah masyarakat.
Bantuan sosial pada prinsipnya ditujukan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan sesuai program dan data yang digunakan pemerintah. Karena itu, ketika seorang warga lanjut usia mengaku tidak memperoleh bantuan, verifikasi data menjadi langkah penting untuk memastikan apakah penyaluran telah tepat sasaran atau masih terdapat warga yang seharusnya mendapatkan bantuan namun belum terakomodasi.
Siti berharap pemerintah desa, dan instansi terkait tidak hanya mendengar keluhannya, tetapi juga melakukan pengecekan terhadap kondisi dan status datanya. Jangan sampai bantuan ada, tetapi warga yang membutuhkan justru hanya bisa menangis dan bertanya. ke mana hak bantuan untuk kami?
Reporter : Sabri
